5. Lindungi Generasi Muda, Sat Binmas Polres Parepare Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah

oleh -17 views

Parepare — Bahaya narkoba bagi remaja tidak hanya berkaitan dengan ancaman kesehatan, tetapi juga masa depan pendidikan dan kehidupan sosial mereka. Karena itu, pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan narkotika perlu ditanamkan sejak dini, termasuk melalui edukasi langsung di lingkungan sekolah.

Sat Binmas Polres Parepare memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada pelajar SMP Muhammadiyah Parepare di Masjid Istiqomah, Jalan Muhammadiyah, Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Rabu (21/10/2026).

Materi disampaikan Aipda Mustarif K, personel Unit Bintibsos Sat Binmas Polres Parepare. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala SMP Muhammadiyah Parepare, Nursalim.

Edukasi bahaya narkoba menjadi salah satu langkah untuk membekali pelajar dalam menghadapi pengaruh lingkungan dan tekanan pergaulan. Pada usia remaja, kemampuan mengenali risiko serta mengambil keputusan yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga diri.

Penyalahgunaan narkoba dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental, proses belajar, serta hubungan sosial. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tetapi juga berpotensi memengaruhi keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, pelajar perlu memahami bahwa pencegahan tidak cukup hanya dengan mengetahui jenis dan bahaya narkoba. Mereka juga perlu memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang berisiko, menjaga batasan dalam pergaulan, dan mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang sulit.

“Pelajar perlu memahami bahaya narkoba sejak dini agar mampu menjaga diri dalam pergaulan. Pengetahuan ini penting supaya mereka bisa mengenali risiko, berani menolak ajakan yang merugikan, dan tidak mudah terpengaruh lingkungan,” ujar Mustarif.

Meski edukasi di sekolah menjadi langkah penting, upaya melindungi remaja dari penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan berkelanjutan. Informasi yang disampaikan kepada pelajar perlu diperkuat melalui pendampingan di lingkungan keluarga dan pergaulan sehari-hari.

Sekolah dapat berperan dengan membangun ruang komunikasi yang terbuka agar pelajar merasa aman ketika menghadapi persoalan. Sementara itu, keluarga perlu memberikan perhatian dan pendampingan tanpa mengabaikan kebutuhan remaja untuk didengar dan dipahami.

Selain itu, pelajar perlu didorong untuk memilih lingkungan pertemanan yang positif serta berani meminta bantuan kepada orang dewasa tepercaya ketika menghadapi tekanan atau ajakan yang berpotensi membahayakan diri.

Pencegahan narkoba tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi perlu dilanjutkan dengan pembiasaan perilaku sehat dan pendampingan yang konsisten. Dengan demikian, edukasi dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk mengenali risiko dan mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab.

Melalui edukasi bahaya narkoba di SMP Muhammadiyah Parepare, pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga diri dan masa depan. Kesadaran tersebut perlu terus diperkuat melalui kerja sama sekolah, keluarga, dan lingkungan agar upaya pencegahan berjalan secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *