Aipda Mustaming Sambangi Warga Parepare, Dorong Partisipasi Jaga Kamtibmas

oleh -3 views

PAREPARE — Persoalan keamanan di lingkungan permukiman tidak selalu bermula dari kejadian besar. Keluhan warga, gangguan ketertiban, hingga persoalan sosial sehari-hari bisa menjadi petunjuk awal yang perlu mendapat perhatian. Komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu cara untuk mengenali kondisi lingkungan lebih dini seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Ujung Bulu, Aipda Mustaming, saat menyambangi warga di Kota Parepare pada Minggu (25/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Mustaming berinteraksi dengan masyarakat sekaligus memantau aktivitas di wilayah binaannya. Warga juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan informasi, saran, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan sekadar menyampaikan imbauan. Interaksi langsung juga membuka ruang bagi polisi untuk memahami persoalan lingkungan berdasarkan informasi dari warga yang mengalaminya.

Informasi masyarakat dapat membantu petugas mengenali potensi gangguan keamanan sebelum persoalan berkembang lebih jauh. Namun, komunikasi tersebut perlu diikuti tindak lanjut yang sesuai agar kepercayaan warga tidak berhenti pada pertemuan semata.

Hubungan yang terbuka juga memberi masyarakat ruang untuk menyampaikan keluhan tanpa harus menunggu situasi memburuk. Di sisi lain, polisi dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kebutuhan dan dinamika sosial di wilayah binaan.

Menjaga ketertiban tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat. Kepedulian warga terhadap situasi di sekitarnya turut menentukan kecepatan informasi diterima dan persoalan ditangani.

Karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kondisi lingkungan serta menyampaikan informasi apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Komunikasi dengan Bhabinkamtibmas dapat menjadi salah satu jalur untuk menyampaikan persoalan tersebut.

Bagi Kelurahan Ujung Bulu, kemitraan antara polisi dan warga perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, respons yang tepat, dan tindak lanjut yang jelas. Dengan demikian, upaya menjaga kamtibmas tidak berhenti pada kunjungan, tetapi berlanjut menjadi kerja sama yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.