Bonek Tiba di Parepare, Polwan Turun Langsung Bagikan Makanan Jelang Pertandingan

oleh -33 views

Parepare — Sejumlah polisi wanita (Polwan) membagikan makanan kepada suporter Bonek Mania di GOR Mandiri, Kecamatan Bacukiki, Parepare, menjelang pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya, Kamis (22/10/2026).

Pembagian makanan itu berlangsung saat puluhan suporter Persebaya berkumpul bersama unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, panitia pertandingan, dan perwakilan kelompok suporter di Jalan Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe.

Sekitar 50 suporter Bonek Mania hadir dalam pertemuan tersebut. Sebanyak 38 orang berasal dari Jawa Timur, sedangkan 12 lainnya berasal dari Sulawesi Selatan. Mereka juga mendapat pendampingan dari Red Gank Makassar, kelompok pendukung PSM.

Polwan yang membagikan makanan berinteraksi langsung dengan para suporter. Suasana tersebut memperlihatkan pendekatan yang lebih akrab kepada pendukung tim tamu sebelum mereka menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora BJ Habibie.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengingatkan bahwa perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak seharusnya memicu permusuhan.

“Rivalitas hanya 90 menit di lapangan. Setelah itu, kita semua bersaudara. Kami berharap seluruh suporter dapat menunjukkan kedewasaan, menjaga sportivitas, dan menghormati masyarakat selama berada di Parepare,” demikian pesan Phunky.

Kehadiran Bonek Mania di Parepare juga diikuti koordinasi dengan Red Gank Makassar. Kedua kelompok suporter diharapkan menjaga komunikasi agar perbedaan dukungan tidak berkembang menjadi perselisihan, terutama ketika tensi pertandingan meningkat.

Selain itu, suporter diingatkan mematuhi aturan stadion dan tidak membawa barang yang dapat membahayakan penonton, seperti senjata tajam, flare, dan smoke bomb. Mereka juga perlu menjaga kebersihan serta menghormati warga selama berada di kota tersebut.

Pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya dalam BRI Super League 2026/2027 mempertemukan dua tim dengan basis pendukung besar. Situasi ini membuat sportivitas dan komunikasi antarsuporter menjadi penting, baik sebelum maupun setelah pertandingan.

Pembagian makanan oleh Polwan menjadi gambaran pendekatan humanis dalam menyambut suporter tim tamu. Di tengah rivalitas kedua klub, interaksi sederhana seperti ini dapat membuka ruang keakraban tanpa menghilangkan pentingnya aturan dan tanggung jawab menjaga ketertiban. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *