Humas Polres Parepare Ingatkan Warga Soreang: Jangan Mudah Tergiur Untung Instan

oleh -10 views

Parepare — Tawaran keuntungan instan dan pesan mencurigakan di internet bisa menjadi pintu masuk kerugian finansial. Warga perlu lebih waspada terhadap judi online dan penipuan digital yang memanfaatkan kelengahan pengguna layanan internet.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Polres Parepare saat menyampaikan edukasi kepada warga di Rumah Kopi Sweetness, Jalan Petta Unga, Cempae, Kecamatan Soreang, Rabu (21/10/2026).

Ps. Kasubsi Penmas Polres Parepare Aiptu Slamet Aji Wahyudi bersama Ps. Kasubsi PIDM Aipda Takbir mengingatkan masyarakat agar mengenali risiko perjudian daring dan modus penipuan yang menyasar pengguna telepon seluler.

Promosi judi online kerap mengandalkan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, janji tersebut tidak menjamin pemain memperoleh uang, sementara dorongan untuk terus bermain dapat memperbesar kerugian.

Dampaknya tidak berhenti pada saldo rekening yang terkuras. Ketika seseorang berusaha mengejar uang yang telah hilang, masalah keuangan bisa merembet ke kebutuhan rumah tangga dan hubungan keluarga.

Karena itu, masyarakat perlu bersikap kritis terhadap tawaran yang menjanjikan hasil instan. Jangan mempertaruhkan uang kebutuhan sehari-hari demi peluang keuntungan yang tidak pasti.

Selain perjudian daring, penipuan digital juga perlu diwaspadai karena pelakunya dapat menggunakan berbagai cara untuk memperdaya korban. Modusnya antara lain pesan yang mengatasnamakan bank atau instansi tertentu, tautan palsu, tawaran hadiah, hingga investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal.

Pelaku biasanya berusaha membuat calon korban percaya atau merasa harus segera bertindak. Dalam situasi tersebut, keputusan terburu-buru dapat membuat seseorang mengirimkan uang atau menyerahkan informasi penting tanpa memeriksa kebenarannya.

Warga sebaiknya memeriksa identitas pengirim dan menghubungi lembaga terkait melalui saluran resmi. Jangan membuka tautan mencurigakan atau memberikan PIN, kata sandi, dan kode OTP kepada pihak lain.

Jika menemukan transaksi yang tidak dikenal, segera hubungi penyedia layanan keuangan melalui kanal resminya. Simpan bukti percakapan, nomor rekening, dan riwayat transaksi untuk membantu proses pelaporan.

Polres Parepare mengangkat persoalan judi online dan penipuan digital melalui komunikasi langsung dengan warga di Kecamatan Soreang. Pendekatan ini menempatkan persoalan keamanan digital sebagai bagian dari masalah sehari-hari yang perlu dipahami masyarakat.

Namun, penyampaian imbauan saja tidak cukup. Warga juga membutuhkan informasi yang mudah diakses mengenai cara memeriksa dugaan penipuan, melaporkan akun mencurigakan, serta memperoleh bantuan ketika mengalami kerugian.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat dan program Quick Wins Kapolri dapat menjadi landasan untuk memperkuat komunikasi tersebut. Ukuran manfaatnya bukan semata-mata seberapa sering polisi menyampaikan pesan, melainkan sejauh mana masyarakat memahami risiko dan mengetahui langkah yang harus diambil ketika menghadapi ancaman.

Dalam konteks ini, Aiptu Slamet Aji Wahyudi dan Aipda Takbir mewakili Polres Parepare dalam menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap perjudian daring dan penipuan digital.

Perlindungan dari kejahatan digital membutuhkan kebiasaan sederhana: memeriksa informasi, menjaga kerahasiaan data, dan tidak mudah percaya pada tawaran yang terlalu menggiurkan.

Apabila telanjur menjadi korban penipuan, masyarakat sebaiknya segera menghubungi bank atau penyedia layanan terkait, mengamankan akun, menyimpan bukti, dan melapor kepada pihak berwenang melalui saluran resmi.

Pada akhirnya, keamanan digital bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kewaspadaan setiap pengguna internet. Sikap kritis sebelum mengeklik tautan, mengirim uang, atau membagikan data pribadi dapat membantu mencegah kerugian yang sebenarnya bisa dihindari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *