Keamanan Lingkungan Dimulai dari Kepedulian Warga, Ini Pesan Bhabinkamtibmas Lumpue

oleh -3 views

Parepare — Keamanan lingkungan tidak cukup mengandalkan patroli polisi. Komunikasi antara aparat dan masyarakat, kepedulian terhadap tetangga, serta keberanian melaporkan potensi gangguan juga berperan penting dalam mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Pendekatan itu dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Lumpue, Aipda Kadir, saat menyambangi warga di Jalan Latasakka, Kota Parepare, Senin (19/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Sambang warga menjadi salah satu cara Bhabinkamtibmas mengetahui kondisi wilayah secara langsung. Melalui komunikasi terbuka, polisi dapat menerima informasi, saran, dan keluhan warga yang berkaitan dengan keamanan.

Selain memantau kondisi lingkungan, Aipda Kadir mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan saling menghormati. Hubungan sosial yang baik dapat membantu warga menyelesaikan persoalan melalui komunikasi sebelum berkembang menjadi perselisihan.

Keterlibatan masyarakat menjadi kunci karena warga paling dekat dengan perubahan situasi di lingkungannya. Namun, kepedulian itu perlu diwujudkan melalui tindakan yang tepat, termasuk menyampaikan informasi secara bertanggung jawab kepada petugas.

“Keamanan dan ketertiban lingkungan membutuhkan kepedulian bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga silaturahmi, saling menghormati, dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya.

Informasi yang disampaikan sejak dini dapat membantu polisi memahami persoalan di wilayah binaan. Meski demikian, warga tetap perlu memastikan informasi yang dilaporkan jelas dan tidak menyebarkan tuduhan yang belum terbukti.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat membuka ruang komunikasi yang lebih mudah dijangkau. Warga dapat menyampaikan persoalan lingkungan, sedangkan petugas memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan dan kondisi wilayah.

Namun, keberhasilan menjaga kamtibmas tidak cukup diukur dari intensitas kunjungan aparat. Respons terhadap laporan warga dan tindak lanjut atas persoalan yang disampaikan juga penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Sambang warga di Jalan Latasakka menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan polisi dan masyarakat di Kelurahan Lumpue. Keamanan yang berkelanjutan membutuhkan komunikasi dua arah, kepedulian sosial, serta tindakan nyata dari semua pihak. (*)