Masih Ada yang Tak Pakai Helm, Polantas Parepare Beri Teguran di Jalan

oleh -13 views

Parepare — Kepadatan kendaraan menjelang magrib menuntut pengendara lebih disiplin saat melintasi persimpangan. Di Simpang Jalan Bau Massepe–Jalan Mangga, Parepare, persoalannya bukan hanya kelancaran arus, tetapi juga kepatuhan terhadap aturan keselamatan berkendara.

Pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, personel Satuan Lalu Lintas Polres Parepare mengatur pergerakan kendaraan ketika aktivitas masyarakat meningkat. Petugas juga menghentikan sejumlah pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm, tidak memasang pelat nomor kendaraan, serta tidak memenuhi beberapa kelengkapan kendaraan.

Terhadap pelanggaran yang ditemukan, petugas memberikan teguran dan mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas. Penggunaan helm dan kelengkapan kendaraan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari upaya mengurangi risiko kecelakaan dan melindungi pengguna jalan.

Jam pulang kerja menjadikan persimpangan tersebut salah satu titik yang membutuhkan perhatian. Kendaraan datang dari berbagai arah, sementara perilaku saling mendahului berpotensi menghambat arus dan meningkatkan risiko insiden di jalan.

Kasat Lantas Polres Parepare AKP Rusdi Yunus mengatakan, pengaturan sore dilakukan di sejumlah titik yang rawan mengalami kepadatan.

“Jam sore itu rawan macet dan kecelakaan kecil. Makanya kami tempatkan anggota di sana. Sambil mengatur, sambil mengingatkan warga agar tetap tertib,” ujarnya.

Selain mengarahkan kendaraan, petugas mengingatkan pengendara yang melakukan pelanggaran, termasuk tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi kendaraannya dengan pelat nomor.

Teguran menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara membutuhkan kepatuhan setiap pengguna jalan. Pengendara perlu memastikan helm digunakan dengan benar, pelat nomor terpasang sesuai ketentuan, dan perlengkapan kendaraan memenuhi persyaratan sebelum bepergian.

Pengaturan lalu lintas membantu menjaga pergerakan kendaraan, tetapi kehadiran petugas saja tidak cukup untuk menjamin keselamatan. Pengendara tetap harus mematuhi rambu, menghindari perilaku melawan arus, serta tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain. (*)