Turun Langsung Saat Commander Wish, Kapolres Parepare Bantu Pelajar Menyeberang Jalan di Jalan Karaeng Burane

oleh -77 views

PAREPARE – Arus kendaraan pada jam masuk sekolah membuat penyeberangan jalan menjadi tantangan bagi pelajar, terutama di ruas yang ramai dilalui kendaraan. Di Jalan Karaeng Burane, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Parepare, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan turun langsung mengatur lalu lintas sekaligus membantu siswa menyeberang jalan, Senin(26/10/2026).

Aksi tersebut berlangsung saat Commander Wish, yakni pengaturan lalu lintas pada pagi hari. Kapolres menghentikan sementara kendaraan untuk memberi kesempatan kepada pelajar melintasi jalan dengan lebih aman.

Di tengah pergerakan kendaraan roda dua dan roda empat, petugas mengatur arus sekaligus mengarahkan siswa yang hendak menuju sekolah. Pengaturan ini penting karena pelajar merupakan pengguna jalan yang membutuhkan perhatian khusus ketika harus menyeberangi ruas jalan yang ramai.

Kapolres didampingi Kabag Ren Polres Parepare AKP H. Muhammad Amin dan Kasat Lantas AKP Rusdi Yunus. Sejumlah personel turut membantu mengatur kendaraan dan memandu pelajar di lokasi tersebut.

Jalan Karaeng Burane menjadi titik yang membutuhkan kewaspadaan pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat dan mobilitas siswa berlangsung bersamaan. Pada situasi seperti ini, kendaraan yang terus bergerak dapat menyulitkan anak-anak memperkirakan jarak dan kecepatan kendaraan saat hendak menyeberang.

Kehadiran petugas di titik penyeberangan membantu memberikan ruang bagi siswa untuk melintas tanpa harus berhadapan langsung dengan arus kendaraan yang padat. Pengendara juga perlu memperhatikan keberadaan pelajar, mengurangi kecepatan, dan mematuhi arahan petugas.

Langkah sederhana seperti menghentikan kendaraan sesaat dapat memberikan perbedaan berarti bagi keselamatan anak-anak. Namun, keamanan penyeberangan tidak hanya bergantung pada petugas. Kewaspadaan pengendara, kondisi fasilitas penyeberangan, serta kebiasaan tertib berlalu lintas turut menentukan tingkat risiko di jalan.

Pengaturan lalu lintas pada jam sekolah memperlihatkan persoalan yang kerap dihadapi pelajar ketika berangkat dan pulang sekolah: mereka harus berbagi ruang jalan dengan kendaraan yang memiliki ukuran, kecepatan, dan tingkat risiko berbeda.

Karena itu, pengendara perlu mengantisipasi pergerakan anak-anak, khususnya di sekitar sekolah dan jalur yang banyak digunakan pelajar. Mengurangi kecepatan ketika mendekati penyeberangan dan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain merupakan langkah penting untuk menghindari kecelakaan.

Bagi orang tua dan pihak sekolah, pendampingan serta pembiasaan cara menyeberang yang benar juga berperan dalam melindungi siswa. Sementara itu, pengaturan di titik-titik dengan mobilitas pelajar tinggi perlu mempertimbangkan kepadatan kendaraan dan kebutuhan penyeberangan pada jam sibuk.

Di Jalan Karaeng Burane, keterlibatan langsung Kapolres bersama personel menunjukkan bagaimana pengaturan lalu lintas dapat bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Bagi para pelajar, kesempatan menyeberang dengan bantuan petugas menjadi bagian penting dari perjalanan mereka menuju sekolah. (*)