Parepare — Polres Parepare mulai memasang sejumlah spanduk bertuliskan “Polisi Bersama Masyarakat” di berbagai titik Kota Parepare, Minggu (4/10/2026). Tagline tersebut menjadi bagian dari arah kepemimpinan baru Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang resmi dilantik pada 1 Oktober 2026.
Suyudi mengusung “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai tema kepemimpinan sekaligus arah transformasi Polri. Konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi pelaksanaan tugas kepolisian.
Di Parepare, pesan tersebut mulai terlihat di ruang publik melalui spanduk yang dipasang di depan Mako Polres Parepare, Kantor Satlantas, serta sejumlah markas kepolisian sektor.
Salah satu spanduk terpasang di depan Mako Polres Parepare, Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang. Pesan serupa juga dipasang di kawasan Pelabuhan Nusantara, wilayah Polsek Ujung, Polsek Bacukiki dan Polsek Soreang.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengatakan tagline tersebut bukan sekadar pesan visual, tetapi perlu diterjemahkan melalui pola pelayanan dan hubungan polisi dengan masyarakat.
“Polisi bersama masyarakat bukan hanya sebuah tagline. Semangatnya adalah bagaimana polisi semakin dekat, terbuka dalam berkomunikasi dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” kata Phunky.
Menurut dia, masyarakat memiliki posisi penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, komunikasi antara polisi dan warga perlu dibangun secara berkelanjutan, bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan.
Pesan tersebut sejalan dengan arah awal kepemimpinan Kapolri Suyudi yang setelah dilantik menyatakan fokus pada peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil dan penguatan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Di sejumlah titik yang sama, Polres Parepare juga memasang spanduk ucapan HUT TNI. Materi tersebut terlihat di depan Mako Polres Parepare, Kantor Satlantas, Mako Polsek KPN, Mako Polsek Ujung, Mako Polsek Bacukiki dan Mako Polsek Soreang.
Pemasangan ucapan HUT TNI tersebut membawa pesan berbeda tetapi masih berada dalam konteks hubungan antarlembaga. TNI dan Polri memiliki peran masing-masing dalam menjaga keamanan dan stabilitas di tengah masyarakat.
“Sinergi TNI dan Polri tetap penting, terutama dalam menjaga situasi keamanan di daerah. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat dapat merasakan keamanan dan pelayanan yang baik,” ujar Phunky.
Bagi Polres Parepare, hadirnya tagline “Polisi Bersama Masyarakat” di ruang publik menjadi bagian dari penerjemahan arah kepemimpinan baru Polri di tingkat kewilayahan.
Namun, efektivitas pesan tersebut pada akhirnya tidak ditentukan oleh banyaknya spanduk yang terpasang. Ukurannya justru berada pada bagaimana masyarakat merasakan perubahan dalam pelayanan, komunikasi dan kehadiran polisi di lingkungan mereka. (*)







