Kapolres Parepare dan Bonek Mania Satukan Semangat Persaudaraan Jelang Laga Panas

oleh -20 views

Parepare — Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan merangkul suporter Bonek Mania melalui makan bersama menjelang pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis (22/10/2026). Pertemuan ini menjadi upaya membangun persaudaraan dan menjaga sportivitas di tengah rivalitas kedua tim.

Pertemuan berlangsung di GOR Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare. Sekitar 50 suporter Bonek Mania hadir, terdiri atas 38 orang dari Jawa Timur dan 12 orang dari Sulawesi Selatan. Mereka juga mendapat pendampingan dari Red Gank Makassar, kelompok suporter PSM.

Phunky menegaskan, perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak boleh memicu permusuhan.

“Rivalitas hanya 90 menit di lapangan. Setelah itu, kita semua bersaudara. Kami berharap seluruh suporter dapat menunjukkan kedewasaan, menjaga sportivitas, dan menghormati masyarakat selama berada di Parepare,” demikian pesan Kapolres.

Pertemuan tersebut juga memperkuat koordinasi antara Bonek Mania dan Red Gank untuk menjaga kelancaran aktivitas suporter sebelum, selama, dan setelah pertandingan. Koordinasi mencakup kedatangan, pembelian tiket, hingga penempatan suporter di stadion.

Bonek Mania direncanakan menempati tribun terbuka sisi utara bersama Red Gank. Pengaturan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan mengurangi potensi kesalahpahaman antarsuporter.

Selain persaudaraan, kepatuhan terhadap aturan stadion turut menjadi perhatian. Suporter diingatkan tidak membawa barang terlarang, seperti senjata tajam, flare, smoke bomb, korek api, atau benda lain yang berpotensi membahayakan penonton.

Mereka juga diminta menjaga kebersihan, menghormati masyarakat, dan tidak mudah terpancing provokasi. Keselamatan penonton, pemain, petugas pertandingan, serta warga sekitar harus menjadi prioritas bersama.

Komunikasi antarkelompok suporter dinilai penting untuk mencegah perselisihan, terutama ketika tensi pertandingan meningkat. Koordinasi dengan panitia dan aparat juga diperlukan agar pergerakan suporter menuju maupun meninggalkan stadion berlangsung tertib.

Pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya dalam BRI Super League 2026/2027 bukan sekadar persaingan di lapangan. Kehadiran pendukung kedua tim juga menjadi kesempatan menunjukkan kedewasaan dalam mendukung klub kebanggaan.

Rivalitas boleh berlangsung selama pertandingan, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga. Sportivitas, kepatuhan terhadap aturan, dan sikap saling menghormati menjadi kunci agar pertandingan berlangsung aman dan nyaman bagi semua pihak. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *