Polisi Bersama Masyarakat Bukan Cuma Slogan, Ini Aksi Kapolres Parepare di Jalan

oleh -3 views

Parepare — Keselamatan anak saat berangkat ke sekolah bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian. Kewaspadaan pengendara, perhatian orang tua, dan kepedulian masyarakat juga menentukan apakah pelajar dapat menyeberang jalan dengan aman.

Prinsip itulah yang terlihat ketika Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan turun langsung membantu pelajar menyeberang di persimpangan Jalan H. Agus Salim dan Jalan Sekolah, Kota Parepare, Senin (19/10/2026).

Di tengah aktivitas kendaraan pada pagi hari, Kapolres mengatur arus lalu lintas dan menghentikan sementara kendaraan saat anak-anak melintasi zebra cross. Sejumlah personel Polres Parepare turut mengamankan pergerakan kendaraan roda dua maupun roda empat, sementara Kasipropam IPTU M. Tajrid mendampingi pelajar yang menyeberang.

Aksi tersebut menggambarkan bahwa pelayanan kepolisian tidak selalu berkaitan dengan penindakan hukum. Dalam situasi sehari-hari, kehadiran polisi juga dibutuhkan untuk membantu warga menghadapi risiko yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yakni membangun keamanan melalui kehadiran aparat, kepedulian warga, dan tanggung jawab bersama. Polisi mengatur lalu lintas, tetapi keselamatan pelajar juga bergantung pada kesediaan pengendara memperlambat kendaraan dan memberikan prioritas kepada pejalan kaki.

Di sisi lain, orang tua dapat membiasakan anak menggunakan zebra cross serta mengajarkan cara menyeberang yang aman. Pihak sekolah dan masyarakat sekitar pun dapat ikut mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati di kawasan yang ramai pelajar.

Persimpangan Jalan H. Agus Salim dan Jalan Sekolah memperlihatkan pentingnya pengaturan lalu lintas ketika aktivitas kendaraan bertemu dengan mobilitas anak sekolah. Dalam kondisi seperti ini, kelancaran arus tidak boleh mengesampingkan keselamatan pejalan kaki.

Karena itu, penggelaran pasukan untuk pengaturan lalu lintas pagi perlu didukung kepatuhan pengguna jalan dan kepedulian lingkungan sekitar. Kehadiran petugas membantu mengendalikan situasi, sedangkan perilaku tertib masyarakat menentukan apakah upaya tersebut dapat berjalan efektif.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pada akhirnya perlu tercermin dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Mulai dari pengendara yang berhenti ketika pelajar menyeberang hingga warga yang mengingatkan pentingnya keselamatan, setiap peran berkontribusi menciptakan jalan yang lebih aman.

Dengan kerja sama tersebut, perjalanan anak menuju sekolah di Parepare diharapkan berlangsung lebih aman. Sebab, menjaga keselamatan pelajar merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kehadiran polisi sekaligus partisipasi aktif masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *