Polsek Soreang Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Lewat Pendataan Bedah Rumah Parepare

oleh -7 views

Parepare — Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” terlihat dalam aktivitas Bhabinkamtibmas Polres Parepare yang turun langsung membantu warga di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang. Aiptu Nawir, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lakessi, mendampingi pemerintah kelurahan mendata rumah warga yang kondisinya tidak layak huni untuk menjadi sasaran program bedah rumah.

Pendataan dilakukan di Jalan Amin Laengke dan Jalan Lahalede, Kelurahan Lakessi, Kota Parepare, Rabu (7/10/2026). Aiptu Nawir bersama Lurah menyambangi rumah warga secara langsung untuk melihat kondisi tempat tinggal sekaligus menghimpun informasi mengenai warga yang membutuhkan perhatian.

Langkah tersebut dilakukan melalui pendekatan Door to Door System (DDS), sambang dan pembinaan kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah proses tersebut memperlihatkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak berhenti pada persoalan keamanan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang dirasakan warga.

Pendekatan itu sejalan dengan semangat baru “Polisi Bersama Masyarakat” yang menempatkan kedekatan dengan warga sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bagi Polres Parepare, prinsip tersebut diterjemahkan melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi persoalan yang membutuhkan koordinasi dengan pemerintah.

Kapolsek Soreang Polres Parepare, AKP Amir Usman, S.E., mengapresiasi langkah Aiptu Nawir yang ikut mendampingi pemerintah kelurahan melakukan pendataan rumah tidak layak huni.

Menurut Amir, kedekatan dengan masyarakat membuat Bhabinkamtibmas lebih mudah mengetahui persoalan yang terjadi di lingkungan binaannya.

 

“Tugas Bhabinkamtibmas bukan hanya soal menjaga kamtibmas, tetapi juga harus peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Mendampingi lurah mendata rumah untuk bedah rumah merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan pemerintah kelurahan,” ujar Amir.

 

Amir mengatakan Bhabinkamtibmas merupakan personel yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Karena itu, kehadirannya diharapkan tidak sebatas muncul ketika terjadi gangguan keamanan.

Personel justru didorong aktif menyambangi warga, mendengarkan keluhan, menggali informasi serta membantu mempertemukan persoalan masyarakat dengan pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Parepare membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang lebih dekat dan humanis.

 

“Bhabinkamtibmas harus hadir sebagai sahabat masyarakat. Dengan turun langsung seperti ini, manfaat kehadiran Polri benar-benar dirasakan. Ini juga menjadi cara kita membangun silaturahmi dan kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Amir.

 

Menurut dia, informasi yang diperoleh dari masyarakat juga penting bagi kepolisian. Selain menjadi bahan evaluasi pelayanan, informasi tersebut dapat membantu personel membaca kondisi sosial dan potensi gangguan keamanan sejak dini.

 

“Jangan hanya menunggu di kantor. Turun ke lapangan, dengarkan keluhan warga, kontrol aktivitas lingkungan, dan ajak warga bersama-sama menjaga keamanan. Informasi dari masyarakat sangat berharga untuk evaluasi pelayanan kami,” tegasnya.

 

Pendataan rumah tidak layak huni di Lakessi menjadi contoh bagaimana persoalan sosial dan keamanan memiliki hubungan yang tidak selalu terlihat secara langsung.

Ketika polisi aktif berinteraksi dengan masyarakat, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal. Dalam kondisi tertentu, informasi tersebut dapat dikoordinasikan dengan pemerintah maupun instansi terkait agar memperoleh penanganan yang sesuai.

Karena itu, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam pendataan rumah warga bukan berarti mengambil alih tugas pemerintah. Peran polisi lebih pada membangun komunikasi, mendampingi masyarakat dan memperkuat sinergi di tingkat lingkungan.

Inilah bentuk nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”: polisi hadir di tengah warga, mendengar persoalan mereka, sekaligus membantu membangun jembatan dengan pemerintah.

Kapolsek Soreang berharap hasil pendataan rumah warga tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga bantuan bedah rumah nantinya benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

“Harapan kami, warga yang rumahnya sudah tidak layak huni bisa segera terbantu. Polsek Soreang akan terus mendukung program pemerintah yang tujuannya menyejahterakan masyarakat,” ujar Amir.

 

Ia menilai kesejahteraan masyarakat turut menjadi salah satu fondasi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, kepolisian akan terus mendorong sinergi antara personel, pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, warga di Jalan Amin Laengke dan Jalan Lahalede menyambut baik kedatangan Bhabinkamtibmas bersama pemerintah kelurahan. Mereka berharap hasil pendataan tersebut dapat berlanjut hingga program bedah rumah terealisasi bagi warga yang memenuhi kriteria.

Bagi Polres Parepare, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga menjadi bagian dari wajah pelayanan kepolisian yang ingin dibangun: tidak berjarak, tidak hanya hadir ketika ada masalah keamanan, tetapi juga bersama masyarakat mencari jalan keluar atas persoalan yang mereka hadapi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *