Subuh Keliling Polsek KPN Parepare, Ada Pesan Penting untuk Warga

oleh -102 views

PAREPARE – Suasana Musholla Nur Qolby di Jalan Bandar Madani, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Parepare, menjadi ruang perjumpaan antara polisi dan masyarakat pada Sabtu (24/10/2026) dini hari. Seusai salat Subuh berjemaah, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) mengajak jemaah bersilaturahmi sekaligus membicarakan keamanan lingkungan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari program Subuh Keliling Polsek KPN Polres Parepare. Melalui pendekatan keagamaan dan dialog langsung, polisi berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaah.

Kapolsek KPN IPTU Suardi, S.E., bersama Wakapolsek IPTU Sunarya dan sejumlah personel mengikuti salat Subuh berjemaah yang dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh Ustaz H. Muh. Sahirman, S.Ag.

Setelah ibadah, pembicaraan berlanjut pada pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Polisi mengajak jemaah mengambil peran dalam menjaga lingkungan, memperkuat kerukunan antarwarga, serta menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Bagi Polsek KPN, kedekatan dengan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, bukan hanya ketika persoalan keamanan muncul. Pertemuan di lingkungan tempat ibadah memberi kesempatan bagi polisi dan warga untuk saling mengenal serta membicarakan hal-hal yang menjadi perhatian bersama.

Kapolsek KPN IPTU Suardi mengatakan, komunikasi langsung menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat sekaligus membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami ingin menjaga silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen warga berperan dalam menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungannya masing-masing,” ujar Suardi.

Menurut dia, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman. Karena itu, hubungan antara polisi, tokoh agama, pengurus tempat ibadah, dan jemaah perlu terus dijaga agar komunikasi tetap terbuka ketika muncul persoalan.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas keagamaan juga menjadi kesempatan untuk mendengar pandangan masyarakat secara langsung. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan lebih awal dan dicarikan penyelesaian sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing pihak.

Program Subuh Keliling ini sejalan dengan pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan pentingnya kehadiran polisi, keterbukaan terhadap aspirasi warga, serta kerja sama dalam menjaga ketertiban umum.

Keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada tugas kepolisian. Kepedulian warga, komunikasi antartetangga, dan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan aparat turut menentukan upaya pencegahan gangguan keamanan.

Melalui pertemuan seperti ini, Polsek KPN berharap masyarakat semakin terbuka untuk berkomunikasi dengan kepolisian. Warga juga diharapkan dapat berperan aktif menjaga kerukunan dan menyampaikan informasi yang diperlukan agar persoalan di lingkungan mereka mendapat perhatian.

Pertemuan di Musholla Nur Qolby tersebut memperlihatkan bagaimana ruang ibadah dapat menjadi tempat memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya keamanan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *