PAREPARE — Polres Parepare memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian di tengah masyarakat. Kehadiran personel di wilayah binaan dinilai penting untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan warga.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas agar meningkatkan kegiatan sambang dan patroli dialogis di wilayah masing-masing.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat baru Polri melalui tagline Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kedekatan dengan warga sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Bagi Polres Parepare, semangat tersebut dapat diwujudkan secara nyata melalui kehadiran Bhabinkamtibmas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Polisi tidak hanya datang ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk mendengar, memantau kondisi lingkungan, serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Sambang merupakan bentuk konkret Polri dalam menjaga harkamtibmas, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengubah paradigma menuju Polisi Bersama Masyarakat,” ujar Phunky.
Menurut dia, kegiatan sambang bukan sekadar rutinitas personel di lapangan. Interaksi langsung dengan warga menjadi kesempatan bagi Bhabinkamtibmas untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan situasi di wilayah binaan.
Informasi tersebut kemudian dapat menjadi bahan bagi kepolisian dalam menentukan langkah pencegahan maupun penanganan apabila ditemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kegiatan sambang juga menjadi sarana untuk mendapatkan informasi yang berkembang di masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, sehingga situasi keamanan dapat tetap terjaga,” katanya.
Pendekatan ini membuat Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis dalam membangun hubungan antara Polres Parepare dan masyarakat. Komunikasi yang terjalin secara rutin diharapkan membuat warga lebih mudah menyampaikan keluhan, informasi maupun potensi gangguan kamtibmas kepada polisi.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” juga menekankan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting melalui kepedulian terhadap lingkungan dan keberanian menyampaikan informasi ketika menemukan persoalan yang membutuhkan perhatian.
Selain meningkatkan kegiatan sambang, Kapolres Parepare juga meminta Bhabinkamtibmas mengingatkan warga mengenai kondisi cuaca yang perlu diwaspadai. Personel diminta memantau perkembangan situasi di wilayah masing-masing dan melaporkannya secara berjenjang.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Parepare membangun sistem pemantauan keamanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan mengetahui kondisi lapangan secara langsung, kepolisian dapat merespons berbagai perkembangan dengan lebih cepat.
“Bhabinkamtibmas harus terus berada di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaannya,” tegas Phunky.
Penguatan peran Bhabinkamtibmas sekaligus menjadi bentuk penerapan tagline baru Kapolri di tingkat kewilayahan. “Polisi Bersama Masyarakat” tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diarahkan menjadi pola pelayanan yang mengedepankan kedekatan, komunikasi dan kerja bersama dalam menjaga kamtibmas.
Dengan pendekatan tersebut, Polres Parepare berharap hubungan polisi dan masyarakat semakin kuat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus membuka ruang penyelesaian berbagai persoalan secara lebih cepat dan humanis. (*)






