PAREPARE – Pengamanan aksi unjuk rasa tidak hanya menuntut kesiapan personel menjaga keamanan, tetapi juga kedisiplinan dan sikap profesional dalam menghadapi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian dalam pengawalan aksi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) di Kota Parepare, Rabu (28/10/2026).
Kasi Propam Polres Parepare IPTU M. Tajrid Y. menekankan pentingnya pendekatan humanis dan kepatuhan terhadap aturan bagi setiap personel yang bertugas. Menurutnya, pengamanan harus tetap menghormati hak mahasiswa menyampaikan aspirasi sekaligus memperhatikan keselamatan seluruh pihak.
“Mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu, personel di lapangan harus menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, serta tetap memperhatikan keselamatan peserta aksi dan masyarakat di sekitarnya,” Ucap IPTU M. Tajrid
Ia juga menekankan bahwa disiplin personel harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban. Penghormatan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Dalam pengamanan penyampaian aspirasi, setiap personel harus tetap mengedepankan disiplin, profesionalitas, dan sikap humanis. Kita bertugas menjaga keamanan, tetapi pada saat yang sama juga harus menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” Ujar IPTU M. Tajrid Y.
Aksi mahasiswa UMPAR tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang menyuarakan sejumlah persoalan, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan, penegakan hukum terhadap korporasi yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, hingga reformasi kebijakan ekonomi.
Mahasiswa juga menyampaikan tuntutan terkait perlindungan ruang sipil, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta penurunan biaya pendidikan agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
Penyampaian aspirasi berlangsung di dua lokasi, yakni di depan kampus UMPAR, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan kawasan Monumen Cinta Habibie-Ainun di Lapangan Andi Makkasau.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan memimpin langsung pengamanan dengan melibatkan 149 personel Polres Parepare. Pengamanan tersebut mencakup pengawalan aksi dan perhatian terhadap situasi di sekitar lokasi, termasuk keselamatan masyarakat serta kelancaran aktivitas pengguna jalan.
Dalam konteks pengawasan internal, Propam memiliki peran penting dalam mendukung kepatuhan anggota terhadap aturan dan standar perilaku kepolisian. Disiplin personel menjadi salah satu aspek yang perlu dijaga agar pelaksanaan tugas berlangsung secara profesional dan menghormati hak warga.
Setelah menyampaikan tuntutan, para peserta kembali ke kampus dengan pengawalan kepolisian.
Pengamanan unjuk rasa pada akhirnya bukan hanya tentang menjaga situasi tetap terkendali, tetapi juga memastikan hak menyampaikan pendapat dan keselamatan masyarakat mendapat perhatian secara bersamaan. (*)