Parepare — Polres Parepare menerapkan pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan awal sebelum personel mengikuti Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester II Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik anggota siap menjalani rangkaian tes yang membutuhkan stamina dan daya tahan tubuh.
Pemeriksaan kesehatan berlangsung di Lapangan Andi Makkasau, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Kamis (8/10/2026). Ratusan personel Polres Parepare menjalani pemeriksaan sebelum mengikuti sejumlah materi kesamaptaan jasmani.
Pemeriksaan dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Parepare. Pemeriksaan mencakup tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh hingga kondisi kesehatan personel secara umum.
Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si. turut menjalani pemeriksaan bersama pejabat utama, para Kapolsek jajaran, Bintara, ASN dan PPPK Polres Parepare.
Pemeriksaan Kesehatan Jadi Filter Sebelum Tes Fisik
Kasi Dokkes Polres Parepare Ipda Besse Fatmawati, A.Md.Kep., S.K.M., mengatakan pemeriksaan tersebut bukan sekadar prosedur administratif. Kondisi kesehatan personel harus dipastikan sebelum mereka menjalani aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.
“Sebelum tes kesamaptaan dimulai, kami dari Si Dokkes wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Yang kami cek meliputi tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, serta riwayat kesehatan personel,” kata Besse.
Menurut dia, personel yang ditemukan memiliki kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk mengikuti tes tidak langsung diperbolehkan menjalani seluruh rangkaian ujian fisik.
“Jika ada yang tekanan darahnya tinggi atau sedang sakit, kami tidak merekomendasikan untuk ikut tes terlebih dahulu,” ujarnya.
Rangkaian tes kesamaptaan jasmani tersebut meliputi lari selama 12 menit, push up, sit up, pull up, dan shuttle run. Seluruh materi membutuhkan kondisi fisik yang memadai sehingga pemeriksaan awal menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kesehatan selama pelaksanaan.
Bagi personel yang belum memenuhi kondisi kesehatan untuk mengikuti tes, Si Dokkes memberikan rekomendasi agar beristirahat dan mengikuti tes pada kesempatan berikutnya sesuai ketentuan.
Siapkan Tim Medis dan Ambulans
Polres Parepare juga menyiagakan personel kesehatan beserta ambulans selama pelaksanaan tes. Kesiapan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin muncul ketika anggota menjalani aktivitas fisik.
“Kesehatan personel adalah prioritas utama. Kami tidak ingin memaksakan anggota yang kondisinya tidak fit untuk ikut tes. Kalau tensinya tinggi, kami sarankan untuk istirahat dan nanti mengikuti tes susulan,” kata Besse.
“Kami juga menyiapkan tim medis dan ambulans di lapangan untuk penanganan cepat jika ada kejadian darurat,” lanjutnya.
Bagi Si Dokkes Polres Parepare, kesiapan fisik anggota tidak semestinya hanya diperhatikan ketika menghadapi tes kesamaptaan. Kondisi tubuh perlu dijaga melalui pola hidup sehat dan aktivitas fisik secara rutin.
Besse mengingatkan personel untuk mempersiapkan kondisi tubuh sebelum menjalani tes, termasuk mencukupi waktu istirahat, menjaga asupan cairan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kondisi fisik.
“Kami selalu imbau kepada seluruh personel agar malam sebelum tes tidak begadang, perbanyak minum air putih, dan sarapan secukupnya. Tes kesamaptaan ini butuh stamina yang bagus, jadi persiapan kesehatan harus dari jauh hari,” tuturnya.
Waka Polres: Kesehatan Anggota Lebih Penting
Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin mengapresiasi langkah Si Dokkes yang melakukan pemeriksaan sebelum personel mengikuti tes fisik.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan memberikan perlindungan tambahan bagi anggota sekaligus memastikan pelaksanaan tes tidak mengabaikan kondisi kesehatan masing-masing personel.
“Kami sangat berterima kasih kepada Si Dokkes yang sejak pagi sudah stand by melakukan pemeriksaan. Ini bentuk kepedulian pimpinan terhadap kesehatan anggota,” ujar Saharuddin.
“Tes kesamaptaan ini memang penting, tapi kesehatan anggota jauh lebih penting,” lanjutnya.
Saharuddin juga turut menjalani pemeriksaan sebelum mengikuti tes bersama personel lainnya. Ia menilai pemeriksaan kesehatan dapat menjadi filter awal agar setiap anggota yang turun mengikuti tes benar-benar berada dalam kondisi yang memungkinkan.
Tes kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan tersebut juga diharapkan tidak menjadi satu-satunya momentum bagi personel untuk menjaga kebugaran.
“Jadi kami harapkan personel tidak hanya berolahraga saat mau tes saja, tapi dijadikan kebiasaan sehari-hari. Karena tugas Polri di lapangan membutuhkan fisik yang kuat dan mental yang sehat,” katanya.
Bagi Polres Parepare, kesiapan personel bukan hanya soal mampu menyelesaikan seluruh materi kesamaptaan. Kondisi kesehatan yang aman menjadi syarat penting sebelum kemampuan fisik diuji.
Dengan pemeriksaan kesehatan di awal dan dukungan tim medis selama pelaksanaan, Polres Parepare berupaya memastikan agenda kesamaptaan berjalan tanpa mengesampingkan keselamatan personel. (*)








